Connect with us

Lampung Selatan

Ketua BKAD Kecamatan Palas Akan Segera Merapatkan Seluruh Kepala Desa Soal Polemik Sa’at Rakor Di Desa Pulau Tengah

Published

on

Ketua BKAD Kecamatan Palas Akan Segera Merapatkan Seluruh Kepala Desa Soal Polemik Sa’at Rakor Di Desa Pulau Tenga

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan–Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD ) akan merapatkan seluruh kepala desa di Kecamatan Palas, kabupaten Lampung Selatan dalam waktu dekat ini.

Rapat seluruh kepala desa ini akan membahas terkait laporan pertanggungjawaban kegiatan pengukuhan perpanjangan jabatan kepala desa beberapa waktu lalu yang belum ada laporan dari panitia penyelenggara.

Belum ada nya laporan pertanggungjawaban kegiatan dari panitia pelaksana kegiatan menjadi polemik dikalangan para kepala desa di Kecamatan Palas yang diduga tidak trasparan dalam penggunaan anggaran acara pengukuhan tersebut.

Ketua BKAD Kecamatan Palas, Herri Susanto saat di konfirmasi di balai Desa Palas aji, terkait polemik pada saat rakor bulanan kemarin Rabu (30/7) di balai Desa Pulau tengah, beberapa Kepala Desa menanyakan pertanggungjawaban panitia pengukuhan perpanjangan jabatan kepala desa bulan lalu.

“saya selaku Ketua BKAD palas akan segera mengkordinasikan. Mulai hari ini untuk semua penitia penyelenggara untuk segera melaporkan pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang sudah di keluarkan oleh kawan-kawan kepala desa, supaya jelas,” Ujarnya

“saya akan sosialisasikan kepada para panitia dan ketua APDESI agar segera melaporkan pertanggungjawaban supaya tidak terjadi Miskomunikasi antara temen-temen kepala desa, saya di beri waktu 3 hari, bila tak kunjung juga ada keputusan maka akan saya laporkan ke pihak Kecamatan,”Ungkapnya

Di singgung mengenai laporan pertanggungjawaban anggaran pada kegiatan Palas Fair, Herri menyatakan sudah sudah melaporkan kegiatan tersebut kepada para kades di kecamatan setempat.

” Kalau Palas Fair sudah di laporkan saat rakor di Desa Pulau jaya, tapi ada memang kades yang tidak hadir karena berhalangan, “jelasnya

Terpisah, Kepala Desa Palas Bangunan, Isnaini mengatakan para kades menuntut transparansi panitia pelaksana kegiatan pengukuhan perpanjangan jabatan kades kecamatan palas tentang penggunaan anggaran kegiatan tersebut.

“Kami dari pihak kepala desa ini bukan mau menuntut uang itu, kami hanya ingin tahu sebatas mana sih keterbukaan Dan transparan para panitia dalam mengelola anggaran,”jelasnya.

“Maksud saya kalaupun ada kawan yang enggak bisa hadir dalam acara pelaporan pertanggungjawaban, ya di beritahulah jangan laju enggak ada informasi, kan bisa juga melalu via telepon atau WA, jangan laju di kucilkan hingga menjadi tanda tanya, pada intinya kami dan kawan-kawan kepala desa meminta Keteransfaransi para pengurus atau panitia itu aja,” pungkas Isnaini. ( joe)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Rumah KPR Bersubsidi Milik Ria Kiswanto di Kompleks Perumahan Lubuk Lestari Terbakar 

Published

on

By

Rumah KPR Bersubsidi Milik Ria Kiswanto di Kompleks Perumahan Lubuk Lestari Terbakar

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan–Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah KPR Bersubsidi milik pemerintah di kompleks Perumahan Lubuk Lestari, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa pagi (06/10/2026) sekitar pukul 08:30 WIB.

Kebakaran tersebut melanda rumah di Blok A No. 07, RT 003, Lingkungan 01, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Rumah tersebut diketahui milik Ria Kiswanto (38) dan Ibu Herlina (37).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah) dengan kondisi sebagian bangunan dan perabotan di lantai atas ludes terbakar.

Kronologi kejadian bermula saat M. Agil Rizki Pratama, anak sulung dari Ria Kiswanto, sedang tertidur di dalam rumah. Ia tiba-tiba merasakan hawa panas yang tidak wajar.

Saat terbangun, ia kaget mendapati api sudah membesar dan membakar bagian atap dan dalam rumah. Agil pun langsung berteriak meminta pertolongan.

Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung bergegas membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Tak lama berselang, bantuan dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lampung Selatan tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya di perumahan padat tersebut.

Menurut keterangan warga di lokasi, kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik (kensleting) di bagian atas rumah.

Peristiwa kebakaran ini menarik perhatian aparat dan pemerintah setempat. Turut hadir di lokasi kejadian untuk meninjau langsung:

– Camat Kalianda

– Lurah Way Lubuk

– Bhabinsa Koramil Kalianda

– Bhabinkamtibmas Polsek Kalianda

– Petugas Damkar

– Masyarakat sekitar Perum Lubuk Lestari

Kehadiran mereka untuk memastikan penanganan pasca kebakaran dan memberikan dukungan moril kepada korban.

Keluarga Korban: Pedagang Kopi Keliling Harap Asuransi BTN

Kisah pilu datang dari keluarga korban. Diketahui pemilik rumah, Bapak Ria Kiswanto (38) sehari-hari bekerja sebagai pedagang kopi di pasar dan penjual mie tek-tek keliling di wilayah Kalianda. Dengan penghasilan yang tidak menentu, rumah KPR subsidi tersebut merupakan satu-satunya tempat tinggal keluarga.

Melalui rilis ini, pihak keluarga berharap ada perhatian dari pihak terkait, khususnya dari pihak Bank BTN selaku bank penyalur KPR Subsidi Pemerintah.

“Bapak Ria dan Ibu Herlina ini kerja hari-harinya cuma pedagang kopi di pasar sama mie tek-tek keliling di Kalianda. Harapannya dari pihak Bank BTN bisa mengasuransikan dan memberikan keringanan atau bantuan klaim asuransi kebakaran, karena rumah ini kan KPR subsidi yang seharusnya ada asuransinya,” ujar Oki Nuryansyah yang mewakili keluarga.

Pihak keluarga berharap proses klaim asuransi kebakaran dari BTN dapat dipermudah mengingat kondisi ekonomi keluarga yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, puing-puing sisa kebakaran masih terlihat di lokasi. Petugas kepolisian dari Polsek Kalianda juga telah melakukan olah TKP awal untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Pihak Kelurahan Way Lubuk menghimbau kepada seluruh warga Perum Lubuk Lestari dan masyarakat Kalianda untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama di musim kemarau, dan memastikan kompor serta listrik dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah. ( *)

Continue Reading

Trending