Connect with us

Lampung Selatan

Ketua KPU Lampung Selatan Memberikan Tanggapan Terkait Ada Potongan Operasional Kpps

Published

on

Ketua KPU Lampung Selatan Memberikan Tanggapan Terkait Ada Potongan Operasional Kpp

 

Ungkapselatan.com, LAMPUNG SELATAN-KPU Lampung Selatan akan lakukan tindakan tegas terhadap PPK Kalianda  dan PPS Kelurahan Kalianda yang diduga memotong dana operasional diwilayah setempat. Hal ini dikatakan Ketua KPU Lamsel Ansurasta Razak pada Tim Media ini dikantor KPU setempat, sabtu 17 februari 2024.

 

“Kami akan lakukan kroscek terhadap informasi ini. Apakah kejadiannya seperti atau kah seperti apa. Ketika hal itu memang terjadi akan kita (KPU_red) lakukan tindakan terhadap PPS atau PPK yang melakukan hal itu. “jelas ketua KPU Lamsel.

 

“KPU Lamsel melakukan plano dulu, terkait apa yang dilakukan, kesalahan apa yang dilakukan, sajauh apa kesalahan ini   kita akan mengkur tingkat kesalahan ini. Baru kita akan tentukan tindakan apa yang akan dilakukan terhadap oknum-oknum yang melakukan itu,”lanjutnya.

 

Ketua KPU Lampung Selatan tidak membenarkan tindak pemotongan dana operasional KPPS tersebut. KPU Lamsel telah menghimbau PPK dan PPS agar tidak memotong anggaran KPPS yang ada diwilayahnya.

 

“Sejak awal kami telah menegaskan. Dari pimpinan atau komisioner kabupaten beserta jajajar di KPU Lampung Selatan bahwa  jangan ada pemotongan-pemotongan terhadap anggaran yang diturunkan untuk KPPS,”tegasnya.

 

Dana operasional KPPS,kata Ansurasta Razak, KPU Lamsel mendistribusikan langsung ke rekening PPS, PPS mendistribusikan kepada KPPS secara tunai.

 

“Yang mendistribusikan anggaran KPPS itu sekretariat. Untuk jumlah nominalnya dana operasional KPPS, sekretaris KPU Lamsel yang mempunyai wewenang untuk menjelaskan berapa jumlah detailnya,”bebernya.

 

Ketua KPU Lamsel menegaskan, pengelolaan atau pemakaian anggaran operasional untuk setiap TPS dilakukan oleh KPPS dan mutlak hak KPPS. Pembuatan surat pertanggung jawaban (SPJ) pun dilakukan oleh pengguna anggaran.

 

“Dana itu mutlak hak KPPS. Terkait dengan SPJ ,  maka akan dipertanggungjawabkan oleh pengguna anggaran. Terkait dana pendistribusian logistik pemilu, anggarannya itu memang sudah ada. Dianggarankan sesuai jenjangnya. Pendistribusian dari KPU ke PPK, ada anggarannya di KPU. Pendistribusian dari PPK ke PPS, ada anggarannya di PPK. Kemudian pendistribusian dari PPS ke KPPS,  ada anggarannya di PPS. Artinya tidak dibeban kepada KPPS,”urainya.

 

Sementara, Ketua PPK Kalianda, Heru Diansyah membantah dan tidak mengetahui tentang pemotongan dana operasional KPPS tersebut dengan nominal Rp.854.000. Namun Heru mengaku mengetahui tentang penggondisian pembelian triplek yang dananya di setorkan oleh PPS kepada Bendahara PPK Kalianda.

 

“Jujur ya bang, saya tidak mengetahui ada pemotongan dana operasional KPPS namun  kita akan secepatnya menghimbau PPS untuk memulangkan uang itu kalau memang ada pemotongan,”kata Heru.

 

Heru  pun mengatakan dana pendistribusian logistik pemilu tidak di bebankan kepada KPPS karena sudah di tanggung oleh KPU, PPK dan PPS, sesuai jenjang pendistribusian.

 

Sedangkan diberitakan sebelumnya, dugaan  pemotongan anggaran operasional KPPS ini dilakukan oleh PPS Kelurahan Kalianda Dan PPK Kalianda. Dana pemotongan anggaran KPPS tersebut sebesar Rp.854.000 (delapan ratus lima pulah empat ribu rupiah). Kegunaannya untuk pembuatan SPJ, pembelian triplek 2 lembar untuk setiapTPS, pensitribusian logistik pemilu dan vitamin. Semestinya, dana operasional KPPS yakni Rp.4.354.000, namun yang tersalurkan cuma Rp.3.500.000.

 

(Tim)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Puluhan Siswa SMA Negeri 1 Sragi Ikuti Sekolah Jurnalistik

Published

on

By

Puluhan Siswa SMA Negeri 1 Sragi Ikuti Sekolah Jurnalistik

Ungkapselatan.com, Sragi – Ikatan Wartawan Online (IWO) Pengurus Daerah (PD) Lampung Selatan (Lamsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan generasi muda di bidang literasi media. Melalui program IWO Go To School, IWO Lamsel menggelar Sekolah Jurnalis IWO bagi Peserta Didik di  SMA Negeri 1 Sragi, Rabu (07/10/2026).
‎
‎Kegiatan yang berlangsung di salah satu ruang kelas SMAN 1 Sragi, Jl. Lapangan Jati RT.01 RW.01, Desa Mandalasari, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan ini, diikuti puluhan siswa-siswi dengan penuh antusias.
‎
‎Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Daerah IWO Lampung Selatan, Sior Aka Prayudi, selaku penanggung jawab program. Bertindak sebagai pemateri utama, Yoan Doni.
‎
‎Sementara dari pihak sekolah, Kepala Sekolah SMAN 1 Sragi, Zaelani, S.Pd., M.Pd, yang berhalangan hadir, diwakili oleh Waka Kesiswaan, Puji Hartono, S.Pd.,Gr.yang sekaligus membuka acara secara resmi.
‎
‎Terlihat suasana kelas sudah di hadiri oleh puluhan siswa dengan seragam batik khas SMAN 1 Sragi duduk rapi menghadap ke depan. Di depan kelas terbentang spanduk besar bertuliskan “Sekolah Jurnalis IWO Bagi Peserta Didik SMA Negeri 1 Sragi, Rabu, 7 Oktober 2026″. Di meja pemateri, Ketua IWO Lamsel Sior Aka Prayudi dan pemateri Yoan Doni tampak memberikan materi di depan layar interaktif.
‎
‎Dalam sambutannya mewakili Kepala Sekolah, Wakabid Kesiswaan Puji Hartono, S.Pd.,Gr.menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ikatan Wartawan Online Lampung Selatan yang telah memilih SMAN 1 Sragi sebagai lokasi Sekolah Jurnalis.
‎
‎”Kami mewakili Kepala Sekolah Bapak Zaelani, S.Pd., M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada IWO Lampung Selatan. Di era digital seperti ini, siswa tidak hanya dituntut pintar secara akademik, tapi harus cerdas bermedia, cerdas menyaring informasi, dan tidak mudah termakan hoax. Sekolah Jurnalis IWO ini sangat penting untuk membekali mereka,” ujar Puji Hartono.
‎
‎Ia berharap, ilmu jurnalistik yang didapat bisa diterapkan siswa dalam kegiatan sekolah, seperti mengelola mading, media sosial OSIS, hingga menulis berita kegiatan sekolah.
‎
‎Sementara itu, Ketua PD IWO Lamsel, Sior Aka Prayudi, dalam sambutannya menjelaskan tujuan dari program Sekolah Jurnalis IWO.
‎
‎Menurutnya, IWO tidak hanya berfokus pada pemberitaan, tapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi jurnalistik kepada generasi muda.
‎
‎”IWO Go To School ini adalah program rutin kami. Kami ingin mencetak jurnalis-jurnalis muda dari tingkat SMA yang tidak hanya bisa menulis berita, tapi juga paham etika jurnalistik, paham UU ITE, dan paham bagaimana melawan berita bohong (hoax). SMAN 1 Sragi ini potensinya luar biasa,” tegas Sior Aka Prayudi.
‎
‎Pada sesi materi inti, pemateri Yoan Doni membekali siswa dengan materi dasar jurnalistik yang mudah dipahami. Mulai dari pengenalan apa itu berita, perbedaan berita dan opini, teknik menulis berita dengan rumus 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How), teknik wawancara, hingga etika dalam mengambil foto dan video untuk berita.
‎
‎Para siswa terlihat sangat antusias, aktif mencatat dan banyak yang bertanya saat sesi tanya jawab dibuka. Beberapa siswa bahkan langsung mencoba praktik menulis berita singkat tentang kegiatan tersebut.
‎
‎Kegiatan Sekolah Jurnalis IWO di SMAN 1 Sragi ini diakhiri dengan foto bersama antara pengurus IWO Lamsel, pihak sekolah, dan seluruh peserta didik.
‎
‎Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan SMAN 1 Sragi dapat memiliki kader-kader jurnalis muda yang mampu membawa nama baik sekolah melalui karya-karya jurnalistik yang positif, akurat, dan terpercaya.
(**)

Continue Reading

Trending