Connect with us

Lampung Selatan

Lapor Pak Menteri Pertanian, Ketahanan Pangan lampung Selatan Terancam Gagal Panen 

Published

on

Lapor Pak Menteri Pertanian, Ketahanan Pangan lampung Selatan Terancam Gagal Panen

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Para petani Kecamatan Palas Lampung Selatan yang sawah nya terdampak banjir mengharap bantuan berupa dana operasional atau biaya tanam dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Hal ini disampaikan Alpani joando mewakili para petani diwilayah setempat kepada Plt Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lamsel ketika meninjau tanggul yang jebol di area persawahan sekitar Desa Palas Aji dan Pasemah, dan sukaraja, Selasa (11/2025).

“Saya mewakili para petani, sawah saya di Desa Bandanhurip padi nya tenggelam. Untuk mendukung program pemerintah pusat, ketahanan pangan permasalahannya sekarang ini kami membutuhkan bantuan dana untuk tanam kembali khususnya untuk petani di Desa Palas Aji, Palas pasemah, Mekar Mulya dan Bandan Hurip yang diperkirakan kurang lebih 4000 hektar, “ungkap Joe kepada Sekdakab lamsel.

Selanjutnya menurut Alfani Di ketahui Untuk lahan seperempat hektar, kata Joe, biaya bajak Rp.450.000., biaya tanam Rp 450,

Bibit 1 kampil Rp100.000.

Obat-obatan Rp500.000. Pupuk 2 kwintal Rp550.000. Jika ditotal biaya operasional sekali tanam jumlahnya Rp.2.050.000 (dua juta lima puluh ribu rupiah.

“Karena kami para petani ini gak cuma dua tiga kali betanam bahkan sudah mau ke empat kali, selama musim rendang ini, istilahnya, kami sudah gak punya modal lagi untuk bertanam. Bila tidak ada bantuan biaya tanam maka besar kemungkinan petani gak bisa tanam kembali. Maka tidak menutup kemungkinan katahanan pangan lampung Selatan akan terancam gagal panen.

Jadi, untuk mendukung ketahanan pangan, kami butuh bantuan itu (bantuan biaya_red). Ini aspirasi kami para petani palas, mohon dibantu, “harapnya.

Menanggapi permohonan para petani, Sekdakab Lamsel, Intji Indriati mengatakan pihaknya akan berdikusi dengan dinas terkait untuk solusi persoalan para petani tersebut.

“Ini akan jadi bahan diskusi kami bersama. Nanti akan kami informasikan ke Dinas Pertanian. Intinya, akan berdiskusi bagaimana cara kita menyuarakannya. Semua ini tergantung kondisi keuangan daerah, paling tidak itu menjadi diskusi prioritas kami, “jawab Sekda Intji.

Intji menanyakan apakah para petani sudah menggunakan program KUR (Kredit Usaha Rakyat_red) dan asuransi.

“Program KUR yang ada, apakah sudah diikuti atau seperti. Asuransinya gimana “tanya Sekda Intji kepada Joe.

Joe menjawab, sebagian petani sudah menggunakan program KUR namun gagal pada penerapan sehingga macet angsuran. “Sebagian sudah, tapi di KUR ini banyak yang gagal pokus. Asuransi petani sudah gak bisa klaim, pihak asuransi gak bayar. Kita, Lampung Selatan sudah dinyatakan black list (daftar hitam_red). Bahkan kami para petani mencari bapak asuh seperti bos-bos pabrik, tapi bos itu juga sudah gak mampu. Karena kami ini sudah empat, lima kali bertama dalam satu musim ini , ” jawab Joe.

Mendengar jawaban petani tersebut, Sekdakab Lamsel mengintruksikan Camat Palas untuk menulis narasi keluhan atau aspirasi para petani tersebut untuk disampaikan pada pimpinan atau kejenjang yamg lebih tinggi.

“Bu Camat tolong buatkan narasinya nanti akan kami sampaikan kejenjang yang lebih tinggi supaya jadi perhatian. Kehadiran kami (Pemerintah Daerah) hari ini merupakan bantukan nyata upaya cepat tanggap terhadap persoalan ini, “jelas Sekda sera berkata Pemkab Lamsel telah menurunkan alat berat (excavator) untuk memperbaiki tanggul jebol di wilayah setempat

Sementara, Camat Palas Surhayanah akan melaksanakan intruksi Sekdakab Lamsel agar melakukan pendataan ke petani yang sawahnya kena banjir. ” Kita akan lakukan pendataan dahulu. Kita akan data mana saja petani-petani kena banjir yang membutuhkan bantuan itu, sesuai arahan Ibu Sekda tadi,”kata Camat. ( Anesmi/ joe )

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

PD IWO Lamsel Menggelar Kegiatan Edukasi Jurnalistik di SMA Negeri 1 Palas

Published

on

By

PD IWO Lamsel Menggelar Kegiatan Edukasi Jurnalistik di SMA Negeri 1 Palas

 

Ungkapselatan.com, Palas –Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Lampung Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi media di kalangan pelajar. Melalui program unggulan Sekolah Jurnalis Ikatan Wartawan Online (SEJIWO), PD IWO Lamsel menggelar kegiatan edukasi jurnalistik di SMA Negeri 1 Palas, Desa Palas Aji, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (05/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti dengan antusias oleh puluhan siswa-siswi SMAN 1 Palas, mulai dari anggota OSIS, ekstrakurikuler jurnalistik, hingga perwakilan kelas.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PD IWO Lampung Selatan Sior Aka Prayudi, Kepala SMAN 1 Palas Sudiman, S.Pd, pemateri Yoan Doni, serta Agus Nadi yang bertindak sebagai moderator.

Ketua PD IWO Lampung Selatan, Sior Aka Prayudi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa SEJIWO merupakan program resmi dari Pengurus Pusat IWO yang bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman dasar-dasar jurnalistik yang benar, beretika, dan bertanggung jawab.

“SEJIWO ini adalah Sekolah Jurnalis Ikatan Wartawan Online. Tujuannya bukan untuk menjadikan semua siswa menjadi wartawan, tetapi untuk menjadikan pelajar sebagai pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan tidak mudah termakan hoax. Di era digital ini, semua orang bisa menjadi penyebar informasi, maka harus dibekali dengan etika,” ujar Sior Aka Prayudi yang juga dikenal humanis.

Sior Aka Prayudi yang memiliki pengalaman panjang di dunia organisasi pers di Lampung Selatan menegaskan, kegiatan SEJIWO Goes To School ini adalah bentuk pengabdian IWO kepada masyarakat, khususnya dunia pendidikan. IWO ingin hadir sebagai mitra sekolah dalam menangkal berita bohong dan ujaran kebencian.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Palas, Sudiman, S.Pd, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas dipilihnya SMAN 1 Palas sebagai lokasi pelaksanaan SEJIWO.

“Kami atas nama keluarga besar SMAN 1 Palas mengucapkan terima kasih banyak kepada PD IWO Lampung Selatan, khususnya kepada Ketua Sior Aka Prayudi yang telah berkenan hadir dan berbagi ilmu di sekolah kami. Ini adalah ilmu yang sangat mahal dan sangat relevan dengan kebutuhan anak-anak di zaman sekarang,”ungkap Sudiman, S.Pd.

Menurut Sudiman, siswa saat ini hidup di tengah banjir informasi. Tanpa filter literasi yang kuat, mereka rentan menjadi korban maupun pelaku penyebaran hoax.

“Kami berharap setelah mengikuti SEJIWO ini, anak-anak kami lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tahu cara membedakan fakta dan opini, serta bisa menulis dengan baik dan benar sesuai kaidah jurnalistik. Ini juga bisa menjadi bekal untuk keterampilan menulis mereka,”tambahnya.

Memasuki sesi inti, Yoan Doni selaku pemberi materi menyampaikan materi yang sangat menarik dan mudah dipahami oleh pelajar. Materi yang disampaikan meliputi:

1. Dasar-Dasar Jurnalistik: Apa itu berita, unsur 5W+1H, dan piramida terbalik.

2. Etika dan Hukum Pers: Pentingnya cek dan ricek, kode etik jurnalistik, dan UU ITE.

3. Teknik Menulis Kreatif dan Press Release: Bagaimana cara menulis berita yang menarik dan tidak membosankan.

4. Bijak Bermedia Sosial: Cara mengenali hoax, stop share sebelum cek kebenaran, dan menjadi netizen yang positif.

Yoan Doni yang juga merupakan wartawan senior di Lampung Selatan tersebut memberikan contoh-contoh nyata berita hoax yang sering beredar di kalangan pelajar dan bagaimana cara memverifikasinya.

“Menjadi wartawan itu keren, tapi menjadi pembaca yang cerdas itu jauh lebih keren. Sebelum kalian share informasi di grup WA, tanya dulu: ini benar tidak? Sumbernya siapa? Kalau tidak jelas, jangan di-share. Itu prinsip dasar jurnalistik yang harus kalian pegang,” ujar Yoan Doni di hadapan siswa.

Sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator Agus Nadi berlangsung sangat hidup. Banyak siswa yang bertanya tentang bagaimana cara menjadi wartawan, bagaimana cara menghadapi intimidasi saat meliput, hingga bagaimana cara mengelola media sosial agar bisa menghasilkan uang secara positif.

Agus Nadi selaku moderator berhasil mencairkan suasana dengan gaya komunikasinya yang santai namun edukatif, sehingga siswa tidak merasa bosan.

Kegiatan SEJIWO di SMAN 1 Palas ini ditutup dengan foto bersama.

Dengan adanya program SEJIWO ini, PD IWO Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Sior Aka Prayudi berharap dapat terus bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah di Lampung Selatan untuk menciptakan generasi yang melek media, kritis, kreatif, dan berakhlak dalam menggunakan platform digital.

Continue Reading

Trending