Connect with us

Lampung Selatan

Priode 2024 – 2029 Sebanyak 27 Wajah Baru Mengisi Kursi DPRD Lamsel Periode 2024-2029

Published

on

27 Wajah Baru Mengisi Kursi DPRD Lamsel Periode 2024-2029

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Sebanyak 50 Anggota DPRD Lampung Selatan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu resmi dilantik.

Pelantikan yang dipimpin oleh ketua Pengadilan Negeri Kalianda itu diputuskan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Senin, (19/8/2024).

Diketahui dari 50 anggota DPRD Lampung Selatan yang dilantik terdapat 27 wajah baru mendominasi parlemen Lampung Selatan periode 2024 – 2029.

Sisanya, merupakan Anggota DPRD Lampung Selatan periode sebelumnya yang kembali dipercaya rakyat untuk menjadi perpanjangan tangan dari daerah pemilihan masing-masing.

Dengan dilantiknya anggota DPRD Lampung Selatan terpilih, maka tapuk kepemimpinan (Ketua DPRD) yang semula dijabat legislator PDI-Perjuangan Hendry Rosyadi otomatis berpindah tangan ke parpol pemenang di Pileg 2024 yaitu Partai Gerindra.

Partai Gerindra sudah menunjuk Erma Yusneli untuk menjadi Pimpinan Sementara DPRD didampingi Wakil Ketua Sementara Rosdiana dari PDI-Perjuangan.

Sekretaris DPRD Lampung Selatan, Thomas Amirico membacakan langsung nama-nama legislator terpilih. Satu per satu mereka maju untuk menyematkan pin kebanggaan yang berhasil dimenangkan lewat pemilu.

“Separo lebih merupakan nama baru tapi ada pula politisi lama yang kembali duduk di parlemen Lampung Selatan, seperti Ahmad Johani yang dahulu pernah menjabat dari PDIP tapi untuk periode ini ia berangkat dari Partai Demokrat,” kata dia.

Usai diambil sumpahnya oleh Kepala PN Kalianda, Erma Yusneli menerima palu sidang sebagai pimpinan sementara menggantikan Hendry Rosyadi. Nantinya Erma dan Rosdiana lah yang bakal mengkawal setiap keputusan sebelum ditetapkannya unsur pimpinan DPRD Lamsel 2024-2029.

“Sambil menunggu terbentuknya unsur pimpinan DPRD maka ditunjuk pimpinan sementara oleh masing-masing parpol dengan perolehan suara terbanyak kesatu (Gerindra) dan terbanyak kedua (PDIP),” ujar mantan Kadisdik Lampung Selatan itu.

Thomas bilang, proses penggodokan unsur pimpinan DPRD Lamsel bakal digodok oleh masing-masing parpol. Dengan kata lain Ketua DPRD Lamsel diraih oleh Gerindra, Wakil Ketua 1 diraih PDIP, Wakil Ketua II didapat Golkar dan Wakil Ketua III diisi PAN.

Pimpinan sementara DPRD Lamsel Erma Yusneli mengatakan kalau pemilu 2024 berjalan tertib dan lancar. Erma berterimakasih kepada seluruh masyarakat Lamsel atas kepercayaan yang telah diamanahkan.

“Kami menyadari masalah ke depan tidaklah ringan, fungsi dan kesuksesan akan ditentukan dengan koordinasi yang baik antara eksekutif dan legislatif serta yudikatif untuk menjalankan pemerintahan yang didambakan rakyat,” ucap Erma usai dilantik.

Sementara, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengucapkan terimakasih sekaligus salam perpisahan dengan Anggota DPRD Lamsel periode sebelumnya. Nanang mengklaim kalau sebelumnya Pemerintah Kabupaten sudah menjalin kolaborasi yang baik dengan legislatif.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada DPRD yang masa jabatannya sudah habis, atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat lamsel pada pimpinan dprd 2019-2024, yang mana kepemimpinan nanang pandu berkolaborasi dgn baik bersama DPRD Lamsel,” pungkasnya.

Politikus PDIP itu menyampaikan bahwa berkat dukungan kerjasama sehingga pemda mencapai keberhasilan membangun Lamsel. “Alhamdulillah, bukan hebatnya nanang pandu tapi merupakan kolaborasi antara DPRD dan Pemkab Lamsel,” tutupnya.  ( Saman / Ari)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Anggaran Sosialisasi Lomba Desa Helau Lampung Selatan Sungguh Fantastis

Published

on

By

Anggaran Sosialisasi Lomba Desa Helau Lampung Selatan Sungguh Fantastis

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui tim pelaksana Lomba Desa Helau terus melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa di seluruh wilayah kabupaten. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap di delapan titik yang mencakup 17 kecamatan.

‎Gusfat, yang tergabung dalam Satgas Desa Helau, mengatakan bahwa sosialisasi telah memasuki titik kedua. Ia menjelaskan, pada pelaksanaan pertama, peserta berasal dari Kecamatan Penengahan, Bakauheni, dan Ketapang yang digabung dalam satu lokasi kegiatan.

“Untuk hari kedua, sosialisasi dilaksanakan di Kecamatan Palas dengan peserta dari Kecamatan Palas dan Sragi. Setiap desa mengirimkan dua orang perwakilan, yakni kepala desa dan operator desa,” ujar Gusfat, Rabu (3/6/2026).

‎Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi akan terus berlanjut hingga seluruh kecamatan terjangkau. Pada titik ketiga, kegiatan dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Kalianda dengan peserta dari Kecamatan Kalianda dan Rajabasa. Sementara untuk wilayah Sidomulyo, peserta akan berasal dari Kecamatan Sidomulyo, Way Panji, dan Katibung.

‎Menurut Gusfat, pelaksanaan sosialisasi ini didukung anggaran yang digunakan untuk kebutuhan makan dan minum peserta serta pengadaan alat tulis kantor (ATK).

Dengan Rincian Sebagai berikut:

1 . Nasi Kotak dengan Menu, Nasi, Sambal, kerupuk, orek tempe , tumis kacang, ayam goreng, air mineral gelas Tripanca dan Satu buah Salak.

dengan Estimasi harga rata – rata RP. 25 Ribu

2 . Kue kotak kecil, Estimasi Harga RP. 5.500.

3 . ATK / Foto Copy , HVS catatan Program Dan Lomba Desa Helau sebanyak 12 Lembar. Estimasi Harga Rp. 3000.

Total anggaran yang dialokasikan untuk delapan titik kegiatan tersebut sekitar Rp40 juta.

“Anggaran ini digunakan untuk mendukung kelancaran kegiatan sosialisasi, termasuk konsumsi peserta, panitia, dan kebutuhan administrasi lainnya,” jelasnya.

‎Ia juga menyampaikan bahwa tim pelaksana mendampingi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) sebagai koordinator kegiatan. Selain itu, Satgas Desa Helau melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), serta instansi terkait lainnya.

‎Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap seluruh desa dapat memahami mekanisme dan kriteria penilaian Lomba Desa Helau sehingga mampu berpartisipasi secara optimal.

Continue Reading

Trending