Connect with us

Blog

Ribuan Hektar Sawah Petani Palas Aji dan Palas Pasemah Merugi  Akibat Banjir bandang 

Published

on

Ribuan Hektar Sawah Petani Palas Aji dan Palas Pasemah Merugi  Akibat Banjir bandang

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Banjir bandang menyebabkan Tanggul penahan air jebol, terletak di lokasi pesawaran Desa Palas Aji Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan , Ada Dua titik yang jebol,  terdampak ribuan Hektar sawah Petani Palas Aji dan Palas Pasemah  terendam air, sementara tanaman padi  baru usai di tanam .

 

Dua Kepala Desa turun langsung meninjau lokasi, ketika mendengar informasi. yaitu Herri Susanto Selaku kepala Desa Palas Aji dan Evan Rastriandana Selaku kepala Desa Palas Pasemah di dampingi oleh aparat desa lain nya.

Evan mengaku sudah berkoordinasi dengan Balai Besar, setelah mendengar dan melihat langsung kondisi tanggul yang jebol.

” Kami berdua kades Herri sudah berkoordinasi dengan Dinas Balai Besar, mereka akan mengutus orang untuk ngecek langsung, sudah kami kirim titik koordinat nya,” Ujar Evan

Selanjutnya Herri Susanto menambahkan tanggul ini tahun lalu sudah pernah jebol, akibat banjir bandang seperti sekarang ini, mereka sudah mengusulkan proposal ke balai besar, Minggu lalu dinas Balai besar sudah meninjau ke lokasi, pesawahan  dan akan menormalisasi Tanggul, mengunakan alat excavator.

” karena tanggul ini belum ada pintu air pembuangan air dari sawah ke kali pisang, maka  kami sudah usulkan ke balai Besar untuk normalisasi tanggul dan membuatan 3 titik pintu air, yang pungsinya ketika banjir datang air sawah bisa di buang ke kali pisang, ketika air pisang banjir bisa kita tutup supaya air tidak masuk ke sawah, ” ungkapnya

Kedua kepala Desa ini sepakat akan mengerahkan masyarakat petani bergotongroyong untuk menutup sementara Tanggul yang jebol mengunakan bambu dan kayu , sehingga debat air tidak terlalu deras masuk ke Sawah.

 

Penulis : Rahmat

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Blog

Proyek Pembangunan Hotmix dan Talud Desa Bali Nuraga – Trimomukti Kecamatan candipuro Terkesan Asal jadi 

Published

on

By

Proyek Pembangunan Hotmix dan Talud Desa Bali Nuraga – Trimomukti Kecamatan candipuro Terkesan Asal jadi

 

Ungkapselatan.com, LAMPUNG SELATAN – Baru Selesai, Proyek Jalan Hotmix penghubung antara Desa Bali Nuraga Kecamatan Way Panji Dengan Desa Trimo Mukti Kecamatan Candipuro sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.

 

Warga Desa Trimo Mukti , Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Mengeluhkan kondisi jalan hotmix yang baru saja selesai dikerjakan.

Karena sudah mengalami kerusakan. Jalan yang berada di wilayah tersebut tampak retak dan hancur di sejumlah titik. Hanya baru Hitungan hari setelah proyek rampung. Jum’at (5/12/ 2025).

 

Proyek pengaspalan ini terlihat Dipapan proyek Pekerjaan :REKONTRUKSI JALAN SP SIDOHARJO – TRIMO MUKTI ( R. 028). KECAMATAN WAY PANJI.

Nomor Kontrak : 91/KTR/KONS-BM/DPUPR- LS/APBD/2025.

Tanggal Kontrak : 19 September 2025 .Nilai Pagu : 2.996.698.462,00. Pelaksana oleh CV. DIAN PERSADA.

 

Namun hasilnya justru menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat Banyak, Warga menilai pengerjaan dilakukan secara asal-asalan, diduga demi mengejar keuntungan dengan mengurangi kualitas material dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

“Kalau baru beberapa hari selesai tapi sudah rusak, jelas ada yang tidak beres. Ini patut diduga ada permainan spek material,” ujar salah satu warga setempat dengan nada kecewa.

 

Kondisi ini turut menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lampung Selatan yang seharusnya bertanggung jawab memastikan kualitas pekerjaan di lapangan. Ketidakhadiran pengawasan yang ketat dinilai membuka peluang bagi kontraktor untuk melakukan praktik curang.

 

Kerusakan dini pada proyek jalan hotmix ini memperkuat dugaan bahwa kualitas tidak menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan. Alih-alih membawa manfaat, hasil proyek justru menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

 

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, memanggil pihak kontraktor pelaksana, dan menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

 

“ Kami tidak ingin kejadian ini terus berulang. Harus ada langkah nyata dari pemerintah agar pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi rakyat,” pungkas Nyoman Cette.

 

Warga Setempat menuntut agar proyek jalan hotmix yang baru selesai dikerjakan namun sudah rusak parah untuk tidak dilakukan proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama. Hal ini dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban kontraktor agar memperbaiki kerusakan terlebih dahulu.

 

Terkait Dengan Rusaknya Proyek Jalan Hotmix Tersebut Anggota DPRD lampung Selatan Komisi III , Derri Kusuma Dari Fraksi Partai Golkar Dapil 7 saat Dihubungi Awak Media Melalui pesan WhatsAapp bertuliskan, ” Iya bang, akan kita tindak lanjutin ke komisi” Tegas Derri. ( Tim)

Continue Reading

Trending