Connect with us

Lampung Selatan

Winarni Hadiri Pengajian BKMT Kecamatan Palas

Published

on

Ungkapselatan, PALAS – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto hadiri Pengajian Bulanan Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) Kecamatan Palas. Jumat (24/11/2023). 

Pengajian BKMT kali ini bertempat di Desa Tanjung Sari Kecamatan Palas dihadiri Camat beserta Kepala Desa se Kecamatan Palas. 

Pada kesempatan itu Jarwono selaku Kepala  Desa Tanjung Sari mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nanang Ermanto dan Winarni karena telah banyak membantu masyarakatnya salah satunya bantuan bedah rumah. 

Winarni hadir di dampingi Kepala Dinas Dalduk dan KB Rika Wati, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Intji Indriati, Kepala Bagian Perekenomian Marlena, juga hadir Kepala UPT se Kecamatan Palas. 

Winarni mengucapkan terima kasih kepada Desa yang sudah berkenan menyelenggarakan pengajian bulanan BKMT menurutnya pengajian ini selain menambah wawasan dan pemahaman tentang ilmu agama juga sebagai ajang untuk silaturahmi. 

” Pengajian ini manfaatnya sangat banyak selai  menambah wawasan dan pemahaman kita tentang ilmu agama, juga ajang menyambung silaturahmi “,ujarnya.

Dirinya berpesan kepada para jamaah pengajian untuk menyimak apa yang diberikan Al Mukarom dan juga diterapkan di masyarakat juga di keluarga. 

” Bu tolong simak dan dengarkan dengan hikmat apa yang nanti disampaikan Al Mukarom kita, dan juga apa yang kita dapatkan bisa kita terapkan di keluarga dan masyarakat “, kata Winarni. 

Diakhir kegiatan itu diserahkan bantuan CSR dari Wong Coco untuk Desa Bumi Restu dan Pulau Jaya berupa kursi Roda dan juga beras yang diserahkan oleh Winarni juga perwakilan Wong Coco. (Dokpim_LS).

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Musim Panen Tiba Pahlawan Pangan Menjerit ! Jembatan Bambu Hanyut Di terjang Banjir 

Published

on

By

Musim Panen Tiba Pahlawan Pangan Menjerit ! Jembatan Bambu Hanyut Di terjang Banjir

 

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Sebuah potret perjuangan sekaligus tamparan bagi pembangunan infrastruktur terjadi di dusun 1 Sukaraja Desa Sukaraja, Kecamatan Palas. Di saat narasi “Ketahanan Pangan” digembor-gemborkan di tingkat nasional, para petani di desa ini justru harus berjuang demi menyambung akses ekonomi mereka.

Lelah karena jembatan bambu mereka selalu hanyut setiap musim hujan, para petani di Desa Sukaraja membuktikan kekuatan “The Power of Gotong Royong”. Tak tanggung-tanggung, mereka konsisten menyisihkan uang hasil panen selama tiga tahun terakhir hingga terkumpul dana sebesar Rp50 juta.

Bagi petani seperti Eko, musim hujan bukan hanya soal berkah bagi tanaman, tapi juga ancaman bagi akses jalan.

“Setiap musim hujan , kami harus perbaiki jembatan bambu. Kalau banjir, bisa sampai dua kali jembatan itu hanyut terbawa air,” ungkap Eko dengan nada miris.

Demi menyelamatkan 200 hektare lahan persawahan dan perkebunan, para petani akhirnya sepakat: “Kalau bukan kita, siapa lagi?”

Dana 50 Juta dari Keringat Petani

Meski sudah terkumpul Rp50 juta, pembangunan ini nyatanya masih membutuhkan dukungan lebih. Dana tersebut murni berasal dari kantong para petani yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Lahan seluas 200 hektare bukanlah jumlah yang kecil. Ini adalah salah satu lumbung pangan di Kecamatan Palas yang selama ini terhambat distribusinya hanya karena masalah akses jembatan yang tak kunjung mendapat sentuhan anggaran resmi.

Kisah di Desa Sukaraja ini kini menjadi perbincangan. Efisiensi pengangkutan komoditas pertanian bukan hanya soal mempermudah kerja petani, tapi soal harga pangan di meja makan masyarakat.

Kini, jembatan swadaya itu sedang berproses pembangunan. Para petani masih membuka pintu bagi siapa saja yang ingin membantu.

Selain itu Udin petani yang ke seharian nya menyeberangi sungai itu mengatakan Kami petani dah Bosan mengajukan kepada pemerintah Desa dan Dinas terkait.

” Sudah sering Betul pak di ajukan proposal permohonan melalui Desa dan Dinas pertanian, Selalu di janjikan terus tapi nyatanya Belum juga di Bangun, Dari Bupatinya Nanang sampai Egi , mudah mudahan dengan Di viralkan bisa membuka Mata dan telinga pemerintah sekarang ini, ” Pungkas Udin ( ** )

Continue Reading

Trending