Connect with us

Blog

Pemda Lampung Selatan Akan Menaikkan Honorer Satpol PP 

Published

on

Pemda Lampung Selatan Akan Menaikkan Honorer Satpol PP

 

 

Ungkapselatan.com, Kalianda – Setelah melalui berbagai pertimbangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan berencana akan menaikan honor bagi tenaga honorer Satpol PP di Bumi Khagom Mufakat.

 

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto saat Audiensi bersama Satpol PP di Rumah Dinas Bupati setempat, pada Rabu (6/3/2024).

 

Adapun, besaran honor yang akan diterima oleh tenaga honorer Satpol PP yaitu, untuk lulusan SMA Rp1.400.000, lulusan D3 Rp1.500.000 dan lulusan S1 sebesar Rp1.600.000.

 

Sebelumnya, besaran honor Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) di Kabupaten Lampung Selatan yaitu, lulusan SMA Rp1.100.000, kemudian lulusan D3 Rp1.200.000 dan lulusan S1 Rp1.300.000.

 

 

“Kita naikkan Rp300.000, kita menghapus uang makan dan lembur, ini khusus untuk tenaga honorer. Kalau Pol PP yang PNS sudah mendapatkan tukin,” ujar Nanang.

 

Namun, Nanang juga berpesan agar kenaikan honor tersebut bisa diimbangi dengan peningkatan kinerja dari Satpol PP Kabupaten Lampung Selatan.

 

Hal ini mengingat, peran Satpol PP sebagai garda terdepan keamanan dan ketertiban daerah.

 

“Pol PP Harus sigap dan tanggap. Ini saya lihat Pol PP kurang sigap, jangan cuma di post saja. Perkuat latihan fisik, banyak-banyak latihan, minimal seminggu dua kali,” pesan Nanang.

 

Sumber : Kominfo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Blog

Proyek Pembangunan Hotmix dan Talud Desa Bali Nuraga – Trimomukti Kecamatan candipuro Terkesan Asal jadi 

Published

on

By

Proyek Pembangunan Hotmix dan Talud Desa Bali Nuraga – Trimomukti Kecamatan candipuro Terkesan Asal jadi

 

Ungkapselatan.com, LAMPUNG SELATAN – Baru Selesai, Proyek Jalan Hotmix penghubung antara Desa Bali Nuraga Kecamatan Way Panji Dengan Desa Trimo Mukti Kecamatan Candipuro sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.

 

Warga Desa Trimo Mukti , Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Mengeluhkan kondisi jalan hotmix yang baru saja selesai dikerjakan.

Karena sudah mengalami kerusakan. Jalan yang berada di wilayah tersebut tampak retak dan hancur di sejumlah titik. Hanya baru Hitungan hari setelah proyek rampung. Jum’at (5/12/ 2025).

 

Proyek pengaspalan ini terlihat Dipapan proyek Pekerjaan :REKONTRUKSI JALAN SP SIDOHARJO – TRIMO MUKTI ( R. 028). KECAMATAN WAY PANJI.

Nomor Kontrak : 91/KTR/KONS-BM/DPUPR- LS/APBD/2025.

Tanggal Kontrak : 19 September 2025 .Nilai Pagu : 2.996.698.462,00. Pelaksana oleh CV. DIAN PERSADA.

 

Namun hasilnya justru menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat Banyak, Warga menilai pengerjaan dilakukan secara asal-asalan, diduga demi mengejar keuntungan dengan mengurangi kualitas material dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

“Kalau baru beberapa hari selesai tapi sudah rusak, jelas ada yang tidak beres. Ini patut diduga ada permainan spek material,” ujar salah satu warga setempat dengan nada kecewa.

 

Kondisi ini turut menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lampung Selatan yang seharusnya bertanggung jawab memastikan kualitas pekerjaan di lapangan. Ketidakhadiran pengawasan yang ketat dinilai membuka peluang bagi kontraktor untuk melakukan praktik curang.

 

Kerusakan dini pada proyek jalan hotmix ini memperkuat dugaan bahwa kualitas tidak menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan. Alih-alih membawa manfaat, hasil proyek justru menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

 

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, memanggil pihak kontraktor pelaksana, dan menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

 

“ Kami tidak ingin kejadian ini terus berulang. Harus ada langkah nyata dari pemerintah agar pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi rakyat,” pungkas Nyoman Cette.

 

Warga Setempat menuntut agar proyek jalan hotmix yang baru selesai dikerjakan namun sudah rusak parah untuk tidak dilakukan proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama. Hal ini dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban kontraktor agar memperbaiki kerusakan terlebih dahulu.

 

Terkait Dengan Rusaknya Proyek Jalan Hotmix Tersebut Anggota DPRD lampung Selatan Komisi III , Derri Kusuma Dari Fraksi Partai Golkar Dapil 7 saat Dihubungi Awak Media Melalui pesan WhatsAapp bertuliskan, ” Iya bang, akan kita tindak lanjutin ke komisi” Tegas Derri. ( Tim)

Continue Reading

Trending